KAMPAR – Akselerasi pengawalan mutu komoditas pangan lokal dalam rangka menyukseskan program Serapan Gabah (Sergab) terus ditingkatkan oleh jajaran Kodim 0313/KPR di tingkat wilayah. Pada Rabu (01/07/2026) pukul 11.20 WIB, tim gabungan dari unsur TNI dan pimpinan Perum Bulog turun langsung ke lapangan guna melaksanakan pemantauan serta pengecekan fisik menyeluruh terhadap gabah petani yang siap diserap di Desa Petapahan, Kecamatan Tapung, Kabupaten Kampar.
Inspeksi mutu berskala besar ini dihadiri langsung oleh Bati Wanwil Kodim 0313/KPR Serka Adi Sucipto, Kepala Kantor Cabang (Kancab) Bulog Kampar, Asisten Manajer (ASMAN) Supply Chain dan Pelayanan Publik (SCPP) Kancab Bulog Kampar, Babinsa Pendamping Bulog Desa Petapahan, serta Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Desa Petapahan. Kehadiran para pemangku kebijakan strategis ini menegaskan pentingnya validasi kualitas pangan langsung di tingkat produsen.
Pengecekan fisik secara berkala ini rutin digulirkan oleh Kodim 0313/KPR bersama Bulog Kancab Kampar dengan fokus utama menguji standar kelayakan butir padi, kebersihan pasca-panen, serta kadar air gabah milik petani. Pengkondisian parameter teknis ini sangat krusial dilakukan agar hasil panen warga tidak mengalami penurunan mutu atau kerusakan dini selama masa karantina di gudang logistik.
Melalui komitmen pendampingan teritorial yang melekat, jajaran Kodim 0313/KPR menegaskan kesiapannya untuk selalu memberikan dukungan penuh kepada Bulog di lapangan. Pengawasan ketat dari hulu ke hilir ini dijalankan secara konsisten demi memastikan seluruh target penyerapan gabah lokal terpenuhi, sekaligus menyukseskan visi swasembada pangan nasional yang dicanangkan oleh Bapak Presiden RI.
Seluruh rangkaian aktivitas koordinasi teknis dan uji petik kualitas gabah di wilayah Desa Petapahan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga akhir kegiatan.
”Kehadiran langsung Kepala Kancab Bulog beserta jajaran dalam pengecekan hari ini membuktikan bahwa sinergi Kodim 0313/KPR dan Bulog dalam mengawal ketahanan pangan tidak main-main. Kita harus pastikan bersama bahwa gabah yang dipanen petani lokal memiliki kualitas yang prima, kering yang sesuai standar, dan bebas dari potensi kerusakan. Pendampingan terpadu ini akan terus kami lakukan demi mengamankan harga adil bagi petani dan memastikan target swasembada pangan dari Bapak Presiden RI terwujud nyata di Kabupaten Kampar.”

















