BANGKINANG – Jajaran Kodim 0313/KPR terus menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam mengawal stabilitas logistik pangan dan menyukseskan program swasembada pangan nasional di wilayah teritorial. Pada Kamis (02/07/2026) pukul 11.20 WIB, Bati Wanwil Kodim 0313/KPR yang juga bertindak sebagai Operator Bulog Kodim, Serka Adi Sucipto, melaksanakan pendataan intensif terhadap luasan lahan sawah yang siap memasuki masa panen pada bulan Juli ini.
Kegiatan pendataan berkala yang berpusat di wilayah Bangkinang ini dilaksanakan secara sinergis bersama Kepala Balai Penyuluhan Pertanian (PPP) Kampar dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Bangkinang. Langkah ini diambil sebagai bentuk pemetaan dini guna mempermudah kinerja Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kampar dalam menyerap gabah hasil panen petani secara maksimal.
Pendataan lapangan ini merupakan agenda rutin yang terus digulirkan oleh Kodim 0313/KPR bersama instansi pertanian terkait. Dengan mengantongi data riil mengenai lokasi dan estimasi waktu panen sepanjang bulan Juli, pihak Bulog dapat secara cepat dan tepat merespons serta menjemput bola untuk menyerap gabah langsung dari tangan petani sesuai dengan standar regulasi pemerintah.
Sinergi tiga pilar agraria ini dinilai sangat efektif untuk mengamankan rantai pasok pangan dari hulu ke hilir. Selain mampu memperkuat cadangan beras negara, pengawalan ketat dari Babinsa dan tim penyuluh pertanian ini memastikan para petani mendapatkan kepastian pasar dan harga yang adil, sekaligus menghindarkan mereka dari kerugian akibat permainan harga oleh pihak ketiga.
Seluruh rangkaian kegiatan koordinasi, pemetaan, dan pendataan administrasi pertanian tersebut berjalan dengan lancar, aman, tertib, dan kondusif dari awal hingga selesai.
”Pendataan rutin ini merupakan kunci utama kami sebagai operator di lapangan untuk memastikan target Serapan Gabah (Sergab) di bulan Juli 2026 ini tercapai dengan baik. Bersama Kepala PPP Kampar dan jajaran PPL, kami menyisir dan mendata setiap petak sawah yang sudah menguning. Data yang valid ini akan langsung kami koordinasikan ke Kancab Bulog agar penyerapan pasca-panen berjalan taktis, cepat, dan lancar demi mewujudkan swasembada pangan nasional.”

















