ROKAN HULU – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di Desa Muara Musu, Kecamatan Rambah Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, kembali menunjukkan progres fisik yang signifikan. Menandai dimulainya fase krusial pada bentangan utama, Satgas Kodim 0313/KPR bersama tim tukang ahli dan puluhan warga setempat bergotong royong melaksanakan penarikan kabel baja utama (seling) menuju tepi jauh (sisi seberang sungai), Sabtu (30/05/2026).
Aktivitas ini menjadi salah satu tahapan paling berat sekaligus menentukan, di mana kekuatan fisik, kekompakan, dan faktor keselamatan kerja (safety) menjadi kunci utama keberhasilan di lapangan.
Penarikan kabel seling baja berdiameter besar melintasi bentangan Sungai Batang Lubuh bukanlah perkara mudah. Poin-poin penting dalam giat hari ini meliputi:
Sinergi Lintas Unsur: Puluhan warga Desa Muara Musu secara antusias turun ke lokasi, membaur bersama prajurit Satgas Kodim 0313/KPR untuk menarik kabel baja secara manual menggunakan tali pancang.
Kabel seling utama ini ditarik secara bertahap menuju tiang pilar (pylon) di sisi seberang sungai (tepi jauh) untuk kemudian ditambatkan pada blok angkur pondasi agar memiliki daya tegang yang ideal,Kehadiran jembatan ini nantinya akan menjadi urat nadi utama yang memutus isolasi geografis bagi sekitar 3.000 jiwa (1.000 KK) di wilayah Rambah Hilir.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan rasa bangga dan terima kasihnya atas kepedulian serta partisipasi aktif dari masyarakat sekitar
”Hari ini kita melaksanakan salah satu tahapan paling berat, yaitu penarikan seling utama ke tepi jauh. Alhamdulillah, berkat kekompakan para tukang, personel Satgas, dan antusiasme luar biasa dari warga yang ikut menarik, kabel baja berhasil terbentang dengan aman. Semangat kemanunggalan inilah yang membuat target penyelesaian jembatan ini kian dekat,” ungkap perwakilan Satgas di lokasi.
















