KAMPAR KIRI HULU – Progres pembangunan Jembatan Gantung Gajah Bertalut di Kecamatan Kampar Kiri Hulu terus menunjukkan percepatan yang signifikan. Memasuki fase penyelesaian struktur atas, Satgas Kodim 0313/KPR kini fokus pada pengerjaan bagian lintasan dan faktor keamanan bagi calon pengguna jembatan, Kamis (14/05/2026).
Berdasarkan laporan harian dari lokasi pengerjaan, tim konstruksi yang terdiri dari personel TNI bersama masyarakat setempat tengah melaksanakan serangkaian pekerjaan krusial:
1. Percepatan Pemasangan Lantai Jembatan
Setelah sebelumnya menyelesaikan struktur rangka bawah, tim kini fokus pada pemotongan kayu lantai dan pemasangan lantai jembatan secara bertahap. Penggunaan material kayu berkualitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi pejalan kaki dan kendaraan roda dua yang nantinya akan melintasi jembatan sepanjang 96 meter tersebut.
2. Penguatan Struktur Hanger dan Keamanan
Selain bagian lantai, personel di lapangan juga melanjutkan pembuatan dan pemasangan hanger (kabel penggantung). Pemasangan ini sangat vital untuk memastikan kestabilan bentangan jembatan di atas Sungai Subayang. Guna menjamin aspek keselamatan warga, tim juga telah memulai pemasangan pegangan (handrail) pada sisi jembatan sebagai pelindung utama saat melintas.
Jembatan ini merupakan solusi jangka panjang bagi 845 jiwa (265 KK) di Desa Gajah Bertalut agar terbebas dari isolasi geografis, terutama saat debit air sungai meningkat ekstrem. Ketiadaan akses darat yang memaksa material harus diangkut menggunakan sampan tidak menyurutkan semangat tim untuk menyelesaikan pembangunan tepat waktu.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana menyampaikan bahwa setiap tahapan pengerjaan diawasi dengan ketat untuk memastikan kualitas konstruksi yang kokoh dan tahan lama. Hingga saat ini, situasi di lokasi pembangunan dilaporkan aman dan kondusif dengan dukungan penuh dari masyarakat lokal.

















