LANGGAM – Guna memastikan penanganan lahan terbakar telah tuntas serta mencegah munculnya kembali titik api (re-ignition), Tim Penyuluh Karhutla Mabes TNI melakukan peninjauan lapangan ke lokasi pasca-Karhutla di Desa Langgam, Kecamatan Langgam, Kabupaten Pelalawan, pada Minggu (6/9/2026).
Peninjauan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Dedy Zulkifli bersama 7 personel jajaran Mabes TNI.
Dalam peninjauan ini, Tim Mabes TNI bertemu dan berkoordinasi langsung dengan 32 personel tim gabungan pemadam di lapangan, yang terdiri dari 10 personel Koramil, 10 personel Polsek, 10 personel Manggala Agni, serta 2 orang operator alat berat.
Ketua Tim Penyuluh Mabes TNI Brigjen TNI Dedy Zulkifli memberikan apresiasi tinggi atas kerja keras dan sinergi solid seluruh unsur Satgas pemadam gabungan yang beroperasi di wilayah Desa Langgam.
”Peninjauan ke area pasca-Karhutla ini sangat krusial untuk memastikan tidak ada lagi sisa-sisa bara api di bawah permukaan tanah gambut. Kami mengapresiasi tinggi kesiapsiagaan dan kolaborasi tangguh antara TNI, Polri, Manggala Agni, dan operator alat berat di Desa Langgam yang telah bekerja maksimal menjaga wilayah ini,” tegas Brigjen TNI Dedy Zulkifli.
Langkah evaluasi dan pemantauan langsung ini merupakan bagian dari komitmen berkelanjutan Tim Mabes TNI dalam mengawal wilayah rawan di Kabupaten Pelalawan agar tetap kondusif dan aman dari ancaman kebakaran lahan berulang.
Sesuai rencana agenda esok hari, Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan kegiatan edukasi masyarakat di Aula Kantor Desa Lalang Kabung, Kecamatan Pelalawan.

















