ROKAN HULU – Langkah tegas pencegahan dan penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Provinsi Riau terus diperkuat. Tim Penyuluh Mabes TNI yang dipimpin oleh Brigjen TNI Andi Tjanwandi turun langsung melakukan peninjauan infrastruktur mitigasi bencana di Desa Sei Kuning, Kecamatan Tandun, Kabupaten Rokan Hulu, Jumat (11/9/2026).
Dalam peninjauan yang berlangsung hingga pukul 15.00 WIB tersebut, tim fokus mengecek kelayakan serta kesiapan embung penampungan air dan menara pemantau titik api. Pemeriksaan ini sangat penting untuk memastikan seluruh fasilitas pendukung di lapangan dapat berfungsi secara optimal saat memasuki kondisi rawan Karhutla.
Di sela-sela peninjauan, Brigjen TNI Andi Tjanwandi menegaskan pentingnya kesiapsiagaan infrastruktur dan sinergi seluruh pihak dalam meminimalisir potensi kebakaran. Ia menyampaikan bahwa keberadaan embung air yang memadai dan menara pantau yang berfungsi baik merupakan kunci utama penanganan cepat sebelum api meluas. Lebih lanjut, pihak TNI mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pihak perusahaan untuk tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun demi menjaga kelestarian lingkungan serta udara bersih di Riau.
Kegiatan peninjauan ini turut dihadiri langsung oleh unsur pimpinan daerah dan lintas instansi. Hadir mendampingi tim antara lain Pabung Rohul Kapten Inf Devi Khairul Edward yang mewakili Dandim 0313/KPR, Danramil 08/Tandun Kapten Arh Azwin Sembiring, Camat Tandun Feriadi beserta jajaran staf, serta Kapolsek Tandun AKP P. Simatupang. Turut serta pula anggota Koramil, personel Polsek, aparat Desa Sei Kuning, serta perwakilan Chief Security dari SPR.
Pabung Rohul Kapten Inf Devi Khairul Edward juga menambahkan bahwa jajaran Kodim 0313/KPR siap menindaklanjuti arahan dari Mabes TNI dengan terus memperkuat patroli serta koordinasi bersama pemerintah daerah dan aparat kepolisian.
Usai menyisir sarana pemantauan di Kecamatan Tandun, Tim Penyuluh Mabes TNI dijadwalkan melanjutkan peninjauan dan investigasi ketersediaan sumber air di Kecamatan Rambah Hilir pada Sabtu (12/9/2026). Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan lapangan tersebut berlangsung dengan aman, tertib, dan kondusif.
















