KAMPAR – Konsistensi dalam mengawal program swasembada pangan yang dicanangkan Pemerintah Pusat terus dibuktikan secara nyata oleh jajaran Kodim 0313/KPR di sektor teritorial. Pada Senin (29/06/2026), Bati Wanwil Kodim 0313/KPR, Serka Adi Sucipto, yang juga mengemban tugas sebagai Operator Bulog, melaksanakan pemantauan dan pengecekan langsung terhadap kondisi fisik komoditas gabah yang telah terserap di dalam Gudang Perum Bulog Kantor Cabang (Kancab) Kampar.
Kegiatan inspeksi fisik yang dimulai pada pukul 09.38 WIB ini dilaksanakan secara sinergis bersama Kepala Bidang Pendistribusian Perum Bulog Kancab Kampar. Peninjauan ini difokuskan untuk memastikan kualitas kelayakan, sistem penyimpanan, serta keamanan kuantitas gabah lokal yang telah berhasil dihimpun dari para petani di wilayah Kabupaten Kampar.
Langkah pengawasan di dalam gudang penyimpanan ini menjadi salah satu prioritas utama instruksi komando atas. Mengingat program Serapan Gabah (Sergab) merupakan pilar penting dalam instruksi Bapak Presiden RI untuk mendongkrak swasembada pangan di seluruh pelosok tanah air, kelayakan mutu gabah yang disimpan harus benar-benar terjaga agar siap didistribusikan kapan saja.
Dalam pengecekan tersebut, Serka Adi Sucipto bersama pihak Bulog memeriksa sirkulasi udara gudang, mendata volume karung besi penumpukan, hingga memastikan gabah terhindar dari kelembapan yang dapat menurunkan kualitas beras. Melalui pemeliharaan yang ketat ini, stok pangan cadangan untuk masyarakat dipastikan berada dalam kondisi prima.
Seluruh rangkaian kegiatan pemantauan dan pengecekan logistik pangan di Gudang Bulog Kampar tersebut berjalan dengan aman, tertib, lancar, dan kondusif hingga akhir.
”Sesuai dengan prioritas Bapak Presiden RI mengenai swasembada pangan, tugas kami tidak hanya berhenti pada penyerapan gabah di sawah, melainkan juga memastikan perawatannya di dalam gudang Bulog berjalan optimal. Hari ini bersama Kabid Pendistribusian, kita cek langsung kondisi fisik gabah agar kualitasnya tidak menurun selama masa penyimpanan. Kita pastikan stok cadangan pangan untuk wilayah Kampar ini aman, bermutu baik, dan tersentralisasi dengan tertib.”

















