KAMPAR KIRI HULU – Usai merampungkan inspeksi total pada seluruh detail pengunci baut dan pengelasan rangka, pengerjaan Jembatan Gantung Gajah Bertalut di Kecamatan Kampar Kiri Hulu kini memasuki fase estetika dan perlindungan material. Satgas Kodim 0313/KPR hari ini fokus melaksanakan kegiatan pengecatan pada seluruh papan lantai jembatan, Minggu (31/05/2026).
Langkah ini dilakukan tidak hanya untuk mempercantik tampilan fisik jembatan, melainkan juga sebagai upaya teknis memperpanjang usia pakai material kayu dari faktor cuaca,Proteksi Maksimal Terhadap Kelembapan Tinggi
Kondisi geografis wilayah pedalaman Kampar Kiri Hulu yang dikelilingi hutan dan aliran sungai memiliki tingkat kelembapan yang cukup tinggi.
Oleh karena itu, pengecatan papan lantai menjadi tahapan penting yang meliputi:Pelapisan Khusus Anti Lapuk: Cairan cat yang digunakan berfungsi sebagai lapisan pelindung (coating) agar pori-pori papan kayu tidak mudah menyerap air hujan maupun uap air sungai, sehingga mencegah pelapukan dini dan jamur.Peningkatan Estetika Warna: Proses pengecatan dilakukan secara merata di sepanjang bentangan lintasan 96 meter, membuat tampilan jembatan tampak rapi, bersih, dan indah dipandang mata.
Infrastruktur Andalan Kebanggaan Warga,Jembatan gantung ini dibangun sebagai solusi permanen untuk memutus keterisolasian 845 jiwa (265 KK) warga setempat dari ancaman luapan banjir tahunan Sungai Subayang. Dengan dilaksanakannya pengecatan lantai, tanda-tanda rampungnya proyek ini secara total sudah semakin di depan mata.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan bahwa setiap tahapan pengerjaan di sisa fase akhir ini tetap mengutamakan kualitas yang maksimal.
”Hari ini agenda tim di lapangan adalah pengecatan papan lantai jembatan. Semua permukaan kayu kita lapisi cat dengan teliti agar kayunya awet, tahan lama, dan aman saat dilintasi roda dua maupun pejalan kaki. Kita ingin saat diserahkan ke masyarakat nanti, jembatan ini berada dalam kondisi yang paling prima dan indah,” jelas perwakilan Satgas di lokasi.
Sinergi yang harmonis antara personel TNI dan warga Desa Gajah Bertalut terus terjaga dengan kompak hingga hari ini. Berkat dukungan cuaca pagi yang cerah, situasi di area pembangunan jembatan dilaporkan berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif.
















