Berita JajaranKoramil 08/Tandun

Babinsa Koramil 08/Tandun Jalin Komsos bersama warga

Rokan hulu – Sertu Agusman Babinsa Koramil 08/Tandun Kodim 0313/KPR Melaksanakan kegiatan Komsos di warung pak Yusuf Desa Bono tapung  Kecamatan Tandun.
Menghimbau atau mengingatkan kepada bapak yusuf Selalu menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan karna cuaca tidak menentu.sertu Agusman Babinsa Koramil 08/Tandun menyampaikan beberapa hal terutama pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Apalagi di tengah pandemi Covid-19 saat ini, masyarakat dituntut untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungannya.Kondisi cuaca yang tidak labil dan curah hujan yang tidak menentu menjadi salah satu pemicu rentannya muncul serangan penyakit, seperti demam berdarah (DBD) dan penyakit lainnya.
“Saya sudah lama bertugas di Koramil 08/Tandun jadi sudah tau persis kondisi alam dan cuaca di sini. Oleh karena itu, saya harapkan masyarakat lebih bijak dan pandai-pandai menjaga kesehatan diri,” ujar Babinsa. Jum’at(09/09/2022).
Ia mengatakan menjaga kesehatan diri yakni salah satunya dengan mengatur pola makan dan mengikuti protokol kesehatan.
“Sertu Agusman menghimbau kepada masyarakat untuk lebih peduli terhadap kebersihan terutama lingkungannya masing-masing. Khususnya tetap patuh juga pada protkes Covid-19 dengan selalu memakai masker, menjaga jarak serta menghindari kerumunan,”
Babinsa juga mengajak masyarakat untuk sering melakukan gotong royong membersihkan lingkungan masing-masing di desa dengan tujuan agar terhindar dari serangan penyakit.
“Contohnya kita didalam mencegah penyakit DBD, masyarakat juga mengenal 3 M yaitu Menguras, Menutup dan Mengubur,” jelas Babinsa.
M yang pertama, terangnya yakni menguras adalah membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
Kemudian, M kedua menutup. Artinya menutup rapat-rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sejenisnya.
“Terakhir, M yang ketiga, mengubur atau memanfaatkan kembali barang bekas yang memiliki potensi untuk jadi tempat perkembangbiakan nyamuk penular Demam Berdarah,” demikian terang Babinsa.

You may also like