Berita JajaranBerita UtamaFoto & VideoPengumuman

Tak Kenal Lelah, Prajurit Kodim 0313/KPR Kebut Pengerjaan Detail Jembatan Garuda.

 

​KAMPAR – Di balik megahnya struktur Jembatan Gantung Garuda yang kini mulai membentang di atas Sungai Tapung, terselip kisah dedikasi luar biasa dari para prajurit Kodim 0313/KPR. Hingga Selasa (14/04/2026), progres pembangunan jembatan yang menghubungkan Desa Batu Gajah dan Desa Kusau Makmur ini telah mencapai 85,15%.​Namun, angka tersebut tidak didapat dengan mudah.

 

Tanpa akses jalur darat yang memadai dan ketiadaan aliran listrik di lokasi proyek, 10 personel TNI bersama 4 pekerja profesional harus berjibaku dengan cara-cara manual. Setiap keping papan, gulungan kawat, hingga material cat harus dipikul di atas bahu para prajurit melintasi medan yang sulit demi memastikan pembangunan tidak terhenti.

 

​Separuh Lintasan Telah Terpasang ​Memasuki fase pengerjaan detail, tim pelaksana konstruksi berhasil mencatatkan kemajuan signifikan pada elemen keamanan jembatan:​Pemasangan Papan & Ram Kawat: Telah mencapai 50%, separuh lintasan jembatan kini sudah mulai tertutup pengaman.​Estetika & Identitas: Pengecatan dan plang identitas mencapai 45%.​Edukasi Keselamatan: Pemasangan plang anjuran bagi pengguna berada di angka 30%.

 

​Struktur utama seperti pondasi, pengelasan gapura, dan bentangan seling baja sepanjang 75 meter sudah berdiri kokoh 100%, siap menopang harapan 1.121 warga yang merindukan akses transportasi aman.

​Lokasi pembangunan yang terisolasi menjadi ujian tersendiri. Distribusi material harus menempuh jarak 100 kilometer dengan waktu tempuh hingga 3 jam perjalanan. Keterlambatan logistik seringkali mengancam jadwal pengerjaan, namun hal tersebut disiasati dengan manajemen lapangan yang ketat oleh Satgas Kodim 0313/KPR.

 

​”Kami tidak hanya membangun jembatan secara fisik, tapi kami sedang membangun jembatan masa depan bagi anak-anak sekolah dan petani di sini. Meski material harus dipikul manual karena tidak ada jalan mobil ke titik seberang, semangat anggota di lapangan tidak surut,” ujar perwakilan tim pelaksana.

 

​Jembatan ini ditargetkan segera rampung dalam waktu dekat. Kehadiran jembatan ini akan menjadi solusi bagi warga yang selama ini dihantui rasa was-was saat sungai sedalam 7 meter tersebut meluap akibat banjir.

You may also like