Berita JajaranBerita UtamaFoto & VideoPengumuman

Struktur Dasar Kian Solid, Satgas Kodim 0313/KPR Gesa Pemasangan Angkur dan Tahanan Sling Jembatan Kota Lama

 

 

​KAMPAR KIRI HULU – Langkah taktis pengerjaan infrastruktur penyeberangan di sasaran baru Desa Kota Lama, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, terus dikebut oleh jajaran TNI. Menindaklanjuti pengukuran koordinat sebelumnya, Satgas Kodim 0313/KPR bersama Batalyon Tim Pertempuran (Yon TP) dan tim tukang ahli hari ini memfokuskan pengerjaan pada pemasangan blok angkur serta pembuatan struktur tahanan kabel baja utama (sling), Sabtu (13/06/2026).

 

​Fase ini menjadi salah satu penentu paling krusial dalam konstruksi jembatan gantung karena berfungsi sebagai jangkar utama penahan beban tarikan makro.

 

​Akurasi Tinggi Penguatan Sistem Pengunci Kabel Utama

​Pengerjaan struktur penahan di area oprit jembatan ini menuntut kekuatan material besi dan beton yang maksimal. Rangkaian aktivitas tim teknis di lapangan hari ini meliputi ​Pemasangan Blok Angkur Permanen: Tim melanjutkan penempatan dan perakitan besi-besi angkur jauh ke dalam lubang fondasi untuk memastikan posisinya benar-benar presisi, simetris, dan siap mengunci kabel bentangan.

 

​Pembuatan Tahanan Sling (Abutment/Saddle): Personel di lapangan mulai membangun struktur beton khusus yang berfungsi sebagai dudukan dan tahanan kelengkungan kabel baja (sling) agar distribusi gaya tarik dari bentangan sungai terbagi secara aman ke blok angkur.

 

​Komitmen Membangun Akselesari Desa Pedalaman

​Pembangunan jembatan gantung di Desa Kota Lama yang didanai melalui program strategis Mabesad ini dirancang dengan tingkat keamanan yang sangat ketat.

 

Dengan fondasi dan penahan kabel yang tertanam masif, jembatan ini diproyeksikan tangguh menghadapi tantangan alam di wilayah hulu Kampar Kiri, terutama luapan air sungai saat curah hujan tinggi yang kerap mengisolasi aktivitas transportasi darat warga.

 

​Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan bahwa pengerjaan di sektor dasar jembatan ini terus dipantau mutunya secara berkala.

 

​”Hari ini fokus penuh personel Yon TP dan tukang adalah menyelesaikan pemasangan angkur sekaligus pembuatan tahanan sling. Dua komponen ini adalah kunci utama keselamatan sebuah jembatan gantung. Struktur beton pelindung dan besinya kita pastikan sesuai dengan spesifikasi teknis agar mampu menahan beban jembatan saat sudah fungsional nanti,” jelas perwakilan Satgas di lokasi.

You may also like