BagyNews – Sebanyak 10 suku yang terdapat di luhak kepenuhan Kecamatan Kepenuhan Kabupaten Rokan Hulu (Rohul) mengikuti prosesi perlimauan secara adat jelang memasuki bulan suci ramadhan 1445 H tahun 2024, Tradisi balimau adat merupakan sejarah adat turun – temurun bagi masyarakat kepenuhan yang dilaksanakan sebelum bulan suci ramadhan.
Ini merupakan salah satu langkah untuk mempertahankan tradisi adat diluhak kepenuhan yang di ikuti seluruh Pemangku Adat, Ninik Mamak, Pucuk Suku, dan Anak kemanakan.
Perlimauan secara adat yang dilakukan oleh ninik mamak lembaga kerapatan adat (LKA) luhak kepenuhan dihadiri oleh wakil bupati rohul, H. Indra Gunawan, ketua LAM Rohul, Zulyadaini, ketua LKA Bahtiar AH, Camat kepenuhan Gustia Hendri, perwakilan PJS danramil kapten Aswir, perwakilan polsek, Kabag kesra, Umzakirman, kadis pariwisata, Elfiskar 10 pucuk suku, bunda kandung dan anak kemanakan.
Perlimauan adat yang dilaksanan oleh masyarakat kepenuhan yang dipusatkan di LKA kepenuhan dipandu langsung oleh ketua LKA Bahtiah AH gelar datuk bondaro sakti jumat 8 maret 2024.
Tradisi parlimauan adat di luhak kepenuhan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan jelang bulan suci ramadhan, karena tradisi ini merupakan peninggalan nenek moyang masyarakat kepenuhan yang sampai saat ini masih tetap dilestarikan. ” Jelas Bahtiar AH.
Tradisi adat luhak kepenuhan tidak akan terkikis oleh kemajuan zaman, dan tradisi adat diluhak kepenuhan harus tetap bisa dipertahankan sampai ke anak cucu.
Sebagai ketua LKA luhak kepenuhan berharap agar tradisi ini tetap bisa diperankan untuk masa – masa yang akan datang, dengan mempertahankan tradisi ini akan mampu mempertahankan tatan adat kita ” Sebut Bahtiar AH.
Kita juga mengucapkan Terima kasih kepada wakil bupati Rokan hulu, H. Indra Gunawan yang meluangkan waktu hadir dalam pelaksanaan perlimauan secara adat luhak kepenuhan.
Beliau juga sangat mendukung kegiatan positif perlimauan secara adat LKA luhak kepenuhan sehingga generasi yang akan datang mengetahui tradisi dari daerahnya masing – masing dari lima luhak yang ada di kabupaten Rokan hulu.
Untuk luhak kepenuhan sedikitnya terdapat 10 pucuk suku diantaranya suku Melayu, suku Kandang Kopuh, suku Kuti, suku Maih, suku Pungkuik, suku Moniliang/ suku Ampu, suku Rajo – Rajo dan terakhir suku Bangsawan.
Momen balimau adat ini juga sekaligus sebagai ajang saling bermaaf – maafan dalam menghadapi bulan suci ramdhan 1445 h tahun 2024 sekalugis untuk mempererat hubungan silatuhrahmi dengan masyarakat luhak kepenuhan ” Ucap Bahtia AH.
Masih ditempat yang sama wakil bupati rohul H. Indra Gunawan memberikan apresiasi kepada LKA luhak kepenuhan dan tokoh masyarakat kepenuhan yang sudah mampu mempertahankan tradisi adat turun – temurun.
Tentu tradisi ini wajib dipertahankan selaku pemerintah daerah akan terus memberikan suport kepada lima luhak yang terdapat dirikan hulu untuk bisa mempertahan tradisi adatnya masing – masing.
” Seperti kata pepatah, adat tidak akan
lekang dek paneh dan tak akan lapuk ditimpo hujan ”
Seiring perkembangan zaman dan kemajuan teknologi kita harus mampu mempertahan tradisi adat kita ” Ucap Indra Gunawan ” (Adv/ bgy/rs)

















