Tapung Hilir,- Sapi dapat memberikan dampak besar. Keuntungan tersebut bukan hanya pada peningkatan produktivitas kebun sawit, tapi juga kesejahteraan petani, lingkungan dan dampak terhadap pengembangan peternakan sapi.
Serka Mardion Babinsa Koramil 16/Tapung Kodim 0313/Kampar melaksanakan komsos dengan bapak Turiman yang merupakan peternak sapi di Desa Cinta Damai Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Minggu (24/09/2023)
Dalam komsosnya Babinsa mengatakan bahwa dari sisi peningkatan produksi sawit dampaknya kebun sawit dapat memanfaatkan bahan organik (kotoran sapi, pelepah sawit, tandan buah kosong) sebagai kompos, baik sebagai pupuk maupun pembenah tanah.
“Dengan memelihara sapi di kebun sawit dapat mengendalikan gulma, karena gulma bisa menjadi pakan ternak,” kata Babinsa.
Sedangkan dampak terhadap lingkungan adalah, berkurangnya penggunaan pupuk kimia non organik, berkurangnya residu herbisida dan berkurangnya limbah yang menjadi sumber penyakit tanaman. “Penggunaan pupuk kimia juga berkurang dan meningkatkan absorbsi pupuk kimia,” ujar Babinsa.
Keuntungan lain dari intergrasi sawit-sapi adalah bisa meningkatkan pendapatan petani. Petani mendapat tambahan pendapatan dari hasil menjual bahan organik (kotoran sapi dan kompos). “Pengurangan penggunaan herbisida juga mengurangi tenaga kerja untuk pengendalian gulma, sehingga pengeluaran petani pun berkurang,” pungkas Babinsa.

















