Berita Jajaran

Kebut Infrastruktur Kampar Kiri Hulu, Tim Satgas Kodim 0313/KPR Fokus Detail Penguatan Sling

 

 

​KAMPAR KIRI HULU – Rangkaian pengerjaan megaproyek infrastruktur jembatan gantung sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Kota Lama dan Desa Sungai Santi terus menunjukkan akselerasi yang matang. Pasca-keberhasilan pembentangan kabel baja utama beberapa waktu lalu, hari ini tim teknis gabungan yang terdiri dari anggota tukang teritorial Kodim 0313/KPR dan personel Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur) memfokuskan volume kerja pada tahap penguatan sling, pengeboran lubang teknis, serta pengelasan komponen baja, Senin (20/07/2026).

 

​Aktivitas yang berlangsung sejak pagi hari di area bentangan sungai ini merupakan bagian dari penguatan struktur atas jembatan (superstructure). Personel Yon Zipur bersama anggota tukang Kodim bahu-membahu melakukan pengeboran pada plat-plat sambungan besi untuk dudukan klem sling, disusul dengan tindakan pengelasan presisi tinggi pada bagian perimeter angkur besi penahan bentangan.

 

​Langkah pengelasan dan pengeboran lubang ini menuntut ketelitian tinggi dan keahlian khusus dari para prajurit zeni dan tukang teritorial. Proses ini dilakukan guna memastikan seluruh pengunci kabel baja utama (main sling) mengikat dengan sempurna pada tiang pylon penopang dan tidak terjadi pergeseran mili atau kelonggaran akibat tegangan beban gantung.

 

​Penguatan struktur sling ini menjadi pondasi dasar yang sangat krusial sebelum tim lapangan melanjutkan ke tahapan berikutnya, yaitu perakitan batang gelagar dan pemasangan balok lantai jembatan. Mengingat jembatan gantung ini nantinya akan memikul beban mobilitas warga antardesa, faktor keamanan dan kekuatan las penopang dikawal dengan standar yang sangat ketat.

 

​Sinergitas taktis dan profesionalisme yang ditunjukkan oleh personel TNI di lapangan menjadi jaminan kualitas dari infrastruktur strategis ini. Kehadiran jembatan ini terus dinantikan oleh masyarakat luas di Kampar Kiri Hulu sebagai sarana utama yang akan membebaskan mereka dari keterisolasian transportasi air dan memacu urat nadi perekonomian daerah.

 

​Seluruh rangkaian pengerjaan penguatan dan pengelasan komponen jembatan di Desa Kota Lama tersebut terpantau berjalan dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif tanpa kendala teknis.

 

​Komandan Kodim (Dandim) 0313/KPR menegaskan bahwa detail pengelasan dan pengeboran pada sambungan kabel baja merupakan penentu utama dari keselamatan jangka panjang jembatan gantung, sehingga kualitas pengerjaannya tidak boleh ditoleransi.

 

​”Hari ini tim gabungan di lapangan dari anggota tukang Kodim dan Yon Zipur fokus penuh pada penguatan sling, pengeboran, dan pengelasan plat pengunci. Fase instalasi logam ini sangat fital dalam arsitektur jembatan gantung karena berfungsi mengunci seluruh tegangan tali baja utama sepanjang 70 meter tersebut. Kami instruksikan agar pengawasan teknis dilakukan secara melekat, pastikan titik las matang dan pengeboran presisi demi keselamatan masyarakat pengguna jembatan kelak. Kami berkomitmen penuh menyelesaikan sisa tahapan ini secara bertahap namun kokoh, agar impian masyarakat Desa Kota Lama dan Sungai Santi memiliki jalur darat yang aman dapat segera terwujud,” tegas Dandim 0313/KPR.

You may also like