Rokan Hulu – Satuan Kerja Khusus
Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) bersama KKKS yang beroperasi di Kecamatan Bonai Darussalam Kaupaten Rokan Hulu, Riau melaksanakan rapat koordinasi mengenai pertanahan wilayah bersama PT. PHR.
Kegiatan tersebut untuk menunjang
kebutuhan dan kelancaran operasi hulu migas SKK Migas dan KKKS.
Khususnya untuk kegiatan yang memerlukan lahan/bidang tanah sebagai tempat operasi hulu seperti pengeboran, pengembangan baru, work-over, flow line, area buffer zone serta pembahasan pendudukan lahan yang statusnya telah BMN oleh pihak ketiga.
Babinsa Koramil 10 Kunto
Darussalam Kodim 0313/KPR Serda Yuliarno menjelaskan dengan dilaksanakannya rapat koordinasi itu, Sinergitas antara sektor hulu migas dengan para stakeholder pemangku kepentingan di daerah sangatlah penting.
‘Kita sepakat bahwa hulu migas
merupakan kegiatan negara yang dimana lahan yang telah dibebaskan dandisertipikatkan merupakan asset/Barang Milik Negara, jelas Serda Yuliarno di aula kantor Camat Bonai Darussalam, Selasa (18/2/2025).
‘Dengan dukungan dari semua stakeholder baik itu dari Pemerintah Daerah, Akademisi, institusi Kantor Pertanahan dan masyarakat, tentunya akan sangat bermanfaat dan mendukung program kerja SKK Migas bersama KKKS dalam mengamankan aset negara yang dipergunakan untuk operasi migas, tutup Serda Yuliarno.

















