Bangkinang – Guna mengantisipasi terjadinya Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla), Babinsa Koramil 01/Bangkinang Kodim 0313/KPR Dpp Serma Sudarwan terus meningkatkan kesiapsiagaan melalui patroli dialogis dan sosialisasi langsung kepada masyarakat di wilayah Kecamatan Salo, Kabupaten Kampar.
Kegiatan ini menyasar area perkebunan warga dan lahan yang dianggap rawan terbakar, terutama saat memasuki musim kemarau atau cuaca panas ekstrem.
Dalam giat tersebut, Babinsa tidak menemukan titik Api, Patroli ini bertujuan untuk memastikan tidak ada aktivitas pembakaran lahan secara ilegal yang dapat meluas dan merusak ekosistem serta menimbulkan polusi asap.
Sosialisasi dan Edukasi kepada Warga Tidak hanya sekadar berkeliling, Babinsa juga menyambangi para petani dan pekebun yang sedang beraktivitas. Beberapa poin penting yang disampaikan dalam sosialisasi tersebut antara lain Larangan Membakar dan Menghimbau warga agar tidak membuka lahan dengan cara membakar (land clearing).
Babinsa juga mengingatkan masyarakat dampak hukum mengenai sanksi pidana bagi pelaku pembakaran hutan dan lahan sesuai dengan undang-undang yang berlaku, serta Bahaya Kesehatan bagi masyarakat,
Serta Menjelaskan dampak buruk kabut asap bagi kesehatan pernapasan, terutama untuk anak-anak dan lansia.
Kami juga Meminta warga segera melapor kepada Babinsa, Bhabinkamtibmas, atau perangkat desa jika melihat adanya titik api.
“Kami terus melakukan pendekatan secara humanis kepada warga. Pencegahan jauh lebih efektif daripada memadamkan. Kami berharap masyarakat Kecamatan Salo semakin sadar akan bahaya Karhutla bagi lingkungan kita bersama,” ujar Serma Sudarwan Babinsa di lokasi.
Kegiatan rutin ini merupakan bentuk pengabdian TNI dalam menjaga kelestarian alam dan memberikan rasa aman bagi masyarakat dari ancaman bencana asap. Sejauh ini, situasi di wilayah Kecamatan Salo terpantau kondusif dan tidak ditemukan adanya titik api (hotspot).

















