TAPUNG – Pembangunan Jembatan Gantung Garuda di atas Sungai Tapung yang menghubungkan Desa Batu Gajah dan Desa Kusau Makmur terus dikebut oleh personel Kodim 0313/KPR. Hingga Minggu (15/3), progres pengerjaan fisik dilaporkan telah mencapai 70,25 persen. Lonjakan kemajuan yang paling mencolok terlihat pada sektor pembentangan kabel seling baja yang kini sudah mencapai angka 60 persen, menandakan struktur utama jembatan mulai terbentuk dengan kokoh.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana konstruksi di lapangan melaporkan bahwa cuaca cerah sepanjang hari sangat mendukung percepatan pekerjaan. Selain bentangan seling, fokus pengerjaan juga diarahkan pada pengelasan gapura yang kini mencapai 70 persen serta pengecatan plang identitas jembatan. Jembatan dengan lebar bentang 75 meter ini menjadi prioritas utama karena fungsinya yang sangat vital untuk memangkas jarak tempuh warga dari yang semula 100 kilometer menjadi hanya beberapa menit melintasi sungai.
Meskipun progres berjalan positif, para prajurit TNI di lapangan tetap harus bekerja ekstra keras karena tantangan geografis yang ekstrem. Tidak adanya akses untuk alat berat memaksa 23 personel TNI bersama warga setempat melakukan pekerjaan secara manual, termasuk memikul material bangunan dan menggunakan perahu untuk menyeberangi arus sungai yang memiliki kecepatan 3 meter per detik. Selain itu, keterbatasan infrastruktur listrik di lokasi proyek membuat tim sepenuhnya bergantung pada mesin genset untuk proses pengelasan gapura.
Jembatan ini diproyeksikan akan melayani kebutuhan transportasi bagi sedikitnya 1.121 jiwa atau 500 Kepala Keluarga (KK). Dengan kedalaman sungai mencapai 7 meter, jembatan gantung ini dirancang dengan standar keamanan tinggi agar tetap aman digunakan meski saat kondisi air banjir meluap hingga ketinggian 2 meter. Kehadiran jembatan ini diharapkan menjadi urat nadi baru yang mampu menghidupkan konektivitas antar desa dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal di wilayah Kecamatan Tapung.
Untuk tahap penyelesaian akhir (finishing) dan penguatan struktur seling yang lebih kompleks, pihak Kodim 0313/KPR berencana akan mendatangkan tenaga ahli khusus guna menjamin kualitas dan keamanan jangka panjang jembatan ini. Hingga sore hari, situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali. Semangat gotong royong antara TNI dan masyarakat lokal menjadi kekuatan utama di balik konsistensi pembangunan Jembatan Gantung Garuda ini.

















