Berita JajaranKoramil 16/Tapung

Meningkatkan Pelayanan Kesehatan Cegah Stunting, Babinsa Koramil 16/Tapung Dampingi Kader Posyandu Menerima Pelatihan dan Sosialisasi

 

Tapung Hilir,- Upaya untuk cegah stunting, Sertu Harjono Babinsa Koramil 16/Tapung, Kodim 0313/Kampar melaksanakan kegiatan pendampingan Pelatihan Kader dan Sosialisasi Stunting oleh Dinas PMD dan BKKBN Kabupaten Kampar Bertempat Di Balai Desa Tapung Makmur Kecamatan Tapung Hilir Kabupaten Kampar. Rabu (30/08/2023).

Hadir dalam kegiatan tersebut Sekre PMD ibu Ambar Rustanti beserta anggota BKKBN, Kades Tapung Makmur bapak Amas Ramadan Sitompul, Babinsa Sertu Harjono, Koordinator PLKB Kecamatan bapak Alimin, Ketua BPD bapak Maratua Pohan dan para Kades Posyandu serta ibu-ibu PKK.

Posyandu merupakan kegiatan kesehatan yang diselenggarakan oleh bidan desa kepada masyarakat dibantu oleh petugas kesehatan dari puskesmas dengan tujuan meningkatkan pelayanan kesehatan dan gizi balita serta untuk menekan angka kematian bayi lima tahun (balita) dan ibu hamil serta upaya pencegahan stunting.

Babinsa  menyampaikan bahwa tujuan pelatihan dan sosialisasi kegiatan ini adalah agar para kader lebih paham tentang permasalahan stunting.
“Pada saat Posyandu para kader memahami terutama balita yang terganggu perkembangannya untuk diberikan asupan gizi dan pelayanan kesehatan yang baik agar tidak berlarut-larut sehingga tidak berakibat stunting,” jelas Babinsa.

“Untuk mencegah stunting perlu diadakan sosialisasi kembali terutama kepada ibu-ibu hamil, karena stunting sendiri bukan berdasarkan faktor keturunan tapi adanya kekurangan asupan gizi sejak bayi di dalam kandungan,” lanjut Babinsa.

Dalam kegiatan tersebut, ibu Ambar Rustianti sebagai ketua Tim BKKBN mengucapkan terima kasih kepada Babinsa bersama tim Kader Posyandu karena telah hadir pada pelatihan kader dan sosialisasi Stunting agar para kader paham perkembangannya balita tidak sesuai dengan usianya agar tidak berakibat Stunting. “Semoga di wilayah Desa Tapung Makmur anak-anak balita dapat berkembang dan tumbuh secara sehat, sehingga Desa Malang Zero Stunting,”Pungkasnya.

You may also like