Rokan Hulu – Implementasi kurikulum Merdeka melalui jalur mandiri akan dilaksanakan pada tahun ajaran 2022/2023, mengharuskan pemerintah daerah untuk dapat mensosialisasikan kepada sekolah di wilayah masing-masing.
Implementasi Kurikulum Merdeka tersebut dimulai dari usia 5 (lima) sampai dengan 6 (enam) tahun pada pendidikan anak usia dini, serta peserta didik kelas I, kelas IV, kelas VII, dan kelas X pada jenjang pendidikan dasar dan pendidikan menengah.
Penerapan kurikulum merdeka ditandai dengan berbagai pelatihan, baik bagi pengawas, kepala sekolah dan guru..
Menaggapi hal tersebut Babinsa Koramil 10/Kunto Darussalam Kodim 0313/KPR Koptu Jefrizal menghadiri kegiatan tersebut yang dilaksanakan di SMAN 1 Kunto Darussalam Kecamatan Kunto Darussalam Kabuapten Rokan Hulu.
Dalam sambutannya Koptu Jefrizal selaku Babinsa menghimbau kepada peserta, agar dapat mengikuti kegiatan secara sungguh-sungguh.
Dia menyebutkan, bahwa ada proses yang perlu dipahami oleh peserta, karena ini adalah program yang memang akan dilakukan sampai tahun 2024, sampai adanya pergantian pimpinan baru seperti Presiden, Mentri hingga adanya perganti kurikululum baru.
‘Inilah yang dilakukan, tentunya di dalam kurikulum merdeka ini memerlukan keseriusan, pemahaman yang harus dilakukan kedepan,” jelas Koptu Jefrizal, Sabtu (22/10/2022).
Di dalam kurikulum ini, mungkin saja ada kegiatan-kegiatan yang inovatif untuk para siswa dan siswi serta guru,” jelasnya.
Lebih lanjut Koptu Jefrizal mengatakan, agar peserta dapat mengikuti apa yang disampaikan narasumber, apa yang dilakukan narasumber untuk ditindaklanjuti di masing-masing sekolahnya.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Rohul Indra Gunawan beserta para tamu dan undangan lainnya.

















