PELALAWAN – Komandan Kodim (Dandim) 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si. turun langsung meninjau penanganan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Desa Banjar Panjang, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, pada Minggu (23/8/2026).
Peninjauan lapangan ini dilakukan bersama Kapolres Pelalawan AKBP Jhon Louis Letedara, S.I.K., Kasat Reskrim Polres Pelalawan AKP Bayu Ramadhan Effendi, S.T.K., S.I.K., M.H., serta Danramil 15/Kuala Kampar Iptu Feby S. Harahap untuk melihat secara langsung kondisi riil pemadaman serta koordinasi tim di garis depan.
Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.30 WIB saat rombongan Dandim 0313/KPR tiba di titik kebakaran area Air Kuning, Desa Banjar Panjang. Usai memantau secara langsung upaya pemadaman oleh personel gabungan di lapangan, rombongan bergeser ke Posko Terpadu Karhutla Desa Banjar Panjang untuk melaksanakan Rapat Evaluasi Penanganan Karhutla bersama Unsur Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Pelalawan pada pukul 11.00 WIB.
Rapat evaluasi yang berlangsung di Aula Posko Karhutla tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., Kalaksa BPBD Pelalawan Zulfan, M.Si., Camat Kerumutan Rusdianto, S.Kep., Kapolsek Kerumutan Iptu Budi Santoso, Jajaran Kasat Polres Pelalawan, serta para Kepala Dinas di lingkungan Pemkab Pelalawan.

Dalam rapat tersebut, Bupati Pelalawan H. Zukri menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh personel TNI, Polri, BPBD, dan relawan yang terus berjibaku memadamkan api di lapangan. Bupati menegaskan pentingnya pemetaan terpadu (mapping) skala prioritas titik api oleh BPBD dan Polres Pelalawan guna mengoptimalkan penempatan personil serta alokasi peralatan pemadam.
Selain itu, Pemkab Pelalawan juga menginstruksikan Dinas Perizinan untuk menggalang kolaborasi aktif seluruh perusahaan di sekitar area terdampak agar menurunkan alat berat serta Tim Regu Pemadam Kebakaran (RPK) milik perusahaan untuk bergabung bersama Satgas Gabungan TNI-Polri dan Pemda.
Usai pelaksanaan rapat evaluasi, pada pukul 12.30 WIB rombongan Forkopimda bergerak menuju lokasi Karhutla di area Ukui 2. Di lokasi ini, rombongan melakukan pengecekan langsung pembuatan sekat kanal (canal blocking) dan pembuatan embung penampungan air menggunakan alat berat PT. Gandahera, disusul dengan aksi pemadaman api secara bersama-sama.
Di sela-sela peninjauan, Dandim 0313/KPR Letkol Czi Satriady Prabowo, S.I.P., M.Si. menegaskan komitmen jajarannya untuk mengerahkan seluruh sumber daya dalam membackup Pemkab dan Polres Pelalawan guna menuntaskan pemadaman api hingga benar-benar padam (cooling down).
”Kunci utama dari penanggulangan Karhutla adalah kesiapsiagaan, kecepatan merespons titik api, serta sinergi lintas sektor yang kuat. Kodim 0313/KPR bersama Polres Pelalawan dan Pemerintah Daerah akan terus bersinergi menjaga garis depan. Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat dan pihak swasta untuk saling bahu-membahu dan tidak melakukan pembakaran lahan dalam bentuk apa pun,” tegas Dandim.
Seluruh rangkaian peninjauan dan pengerjaan pemadaman Karhutla di wilayah Kecamatan Kerumutan berakhir pada pukul 16.00 WIB dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Satgas Gabungan tetap disiagakan di Posko Terpadu untuk memantau perkembangan situasi dan pergerakan titik panas (hotspot).
















