Berita Jajaran

Gotong Royong Lansir Sling ke Batu Kalang Wujud Nyata TNI-Rakyat Tak Menyerah pada Medan

 

​KAMPAR KIRI HULU – Akselerasi pembangunan infrastruktur bentang jembatan gantung sepanjang 70 meter yang menghubungkan Desa Kota Lama dan Desa Sungai Santi terus menunjukkan pergerakan positif di lapangan. Pada hari ini, tim gabungan yang terdiri dari anggota tukang teritorial, personel Batalyon Zeni Tempur (Yon Zipur), serta dibantu secara masif oleh warga desa setempat, bahu-membahu melaksanakan aksi taktis pelangsiran kabel sling baja utama menuju titik penarikan di kawasan Batu Kalang, Desa Sungai Santi.(Sabtu 18/07/2026)

 

​Pelangsiran kabel sling baja berdiameter tebal dan berbobot sangat berat ini menuntut kerja keras ekstra dan kekompakan yang solid. Hal ini disebabkan oleh karakteristik medan geografis menuju kawasan Batu Kalang yang cukup menantang, berupa perbukitan curam serta akses jalan setapak yang tidak dapat dilalui oleh kendaraan angkut roda empat maupun roda dua.

 

​Dengan memanfaatkan metode lansir manual dan gotong royong terintegrasi, puluhan personel TNI bersama warga tempatan membagi beban secara berkelompok untuk mengangkat dan menggeser gulungan kabel baja utama tersebut selangkah demi selangkah. Gulungan sling ini ditargetkan segera tiba di titik jangkar bentangan seberang sungai agar fase pembentangan struktur atas jembatan dapat langsung dieksekusi.

 

​Kabel sling baja utama ini memiliki peranan paling vital dalam konstruksi jembatan gantung, karena bertindak sebagai penopang tunggal yang akan menahan beban gantung lantai jembatan serta beban dinamis kendaraan masyarakat yang melintas kelak. Oleh sebab itu, ketepatan posisi drop material di kawasan Batu Kalang menjadi penentu kelancaran instalasi penarikan pada tahap berikutnya.

 

​Keberadaan jembatan penghubung antar-desa ini sangat dinantikan oleh masyarakat luas. Sarana penyeberangan ini diproyeksikan akan membebaskan warga dari keterisolasian jalur transportasi air, mengamankan akses anak-anak menuju sekolah, serta mendongkrak efisiensi angkutan hasil kebun masyarakat menuju pusat ekonomi Kampar Kiri Hulu.

 

​Seluruh rangkaian kegiatan pelangsiran material kabel sling baja menuju Batu Kalang Sungai Santi tersebut berjalan dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan kondusif.

 

​Komandan Kodim (Dandim) 0313/KPR menegaskan bahwa beratnya medan pelangsiran material di kawasan Kampar Kiri Hulu justru menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI-Rakyat yang tidak luntur oleh tantangan alam, demi menghadirkan infrastruktur yang kokoh dan aman.

​”Hari ini, tim lapangan yang terdiri dari anggota tukang Kodim, rekan-rekan dari Yon Zipur, serta dibantu penuh swadaya oleh masyarakat setempat, sedang berjibaku melakukan pelangsiran manual kabel sling utama dari arah Kota Lama menyeberang menuju Batu Kalang, Sungai Santi. Ini adalah fase yang sangat menguras tenaga karena bobot kabel baja ini luar biasa berat dan medannya ekstrem.

 

Namun,dengan etos gotong royong yang tinggi, rintangan itu bisa diatasi. Kami di jajaran Kodim 0313/KPR berkomitmen mengawal pergeseran material ini hingga tuntas, agar proses pembentangan jembatan sepanjang 70 meter ini bisa segera berjalan. Kita semua berharap jembatan ini cepat selesai agar akses transportasi warga segera merdeka dan aman,” tegas Dandim 0313/KPR.

You may also like