Bangkinang – Jajaran Kodim 0313/KPR menegaskan komitmen penuhnya dalam mengantisipasi bencana Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di wilayah Kabupaten Kampar. Hal ini dibuktikan dengan kesiapan personel TNI untuk bersinergi di garda terdepan bersama instansi terkait.
Kesiapsiagaan tersebut ditegaskan saat Dandim 0313/KPR, yang diwakili oleh Danramil 01/Bangkinang, Mayor inf Marwan Prapat menghadiri Apel Gelar Pasukan Kesiapsiagaan Bencana Kebakaran Hutan dan Lahan Tahun 2026 di Lapangan Pelajar, Bangkinang Kota, Kamis (04/06/2026)
Apel besar ini dipimpin langsung oleh Bupati Kampar H. Ahmad Yuzar, S.Sos., M.T., dan dihadiri oleh unsur Forkopimda Kampar, di antaranya Wakil Bupati Kampar Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si, Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Sebayang, S.I.K, Pj. Sekda Kampar Ardi Mardiansyah, S.STP, M.Si, serta jajaran kepala dinas, camat, dan pasukan gabungan dari Manggala Agni hingga relawan bencana.
Danramil 01/Bangkinang menyampaikan arahan dari Dandim 0313/KPR bahwa penanganan Karhutla tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri. Diperlukan kerja sama yang solid antarinstansi guna menekan potensi kebakaran di musim kemarau ini.
“Sesuai arahan Komando Atas, Kodim 0313/KPR melalui para Babinsa di lapangan siap meningkatkan patroli terpadu dan melakukan sosialisasi intensif kepada masyarakat. Kita tidak boleh lengah, tindakan pencegahan dini harus lebih diutamakan sebelum api membesar,” tegas Danramil.
Sistem Peringatan Dini, Optimalisasi pemantauan hotspot (titik panas) dan respons cepat begitu ada laporan.
Fokus Kawasan Rawan Pemetaan ketat pada wilayah yang memiliki riwayat kebakaran, dan Kesiapan Alat, Memastikan pompa air, kendaraan operasional, dan logistik dalam kondisi siap tempur
Garda Terdepan, Meminta Kepala Desa/Lurah aktif menggerakkan Masyarakat Peduli Api (MPA) dan membuat waduk/kanal penampung air di lokasi rawan.
Penegakan Hukum Tindakan tegas tanpa toleransi bagi oknum yang sengaja membakar lahan.
Usai pelaksanaan apel, Danramil 01/Bangkinang bersama Bupati Kampar dan unsur Forkopimda melakukan pengecekan langsung terhadap kesiapan sarana prasarana serta alat pemadam kebakaran yang tergelar di lapangan.

















