KAMPAR KIRI HULU – Komitmen Satgas Kodim 0313/KPR dalam memastikan aspek keselamatan dan keamanan infrastruktur di wilayah terpencil terus dibuktikan. Personel di lapangan hari ini kembali melanjutkan pengerjaan intensif pemasangan pagar pengaman anyaman kawat (wermesh) di sepanjang bentangan Jembatan Gantung Desa Gajah Bertalut, Kecamatan Kampar Kiri Hulu, Selasa (26/05/2026).
Langkah ini diambil untuk mempercepat rampungnya seluruh komponen pelindung jembatan seiring dengan semakin dekatnya fase penyelesaian akhir (finishing) mega proyek tersebut,Mengingat posisi jembatan gantung ini berada cukup tinggi di atas permukaan Sungai Subayang, pemasangan pagar wermesh menjadi prioritas utama tim konstruksi.
Aktivitas pengerjaan Tim Satgas hari ini meliputi,Penguatan Rangka Ram Kawat: Personel TNI bersama warga melakukan pembautan dan pengikatan lembaran wermesh pada pipa pegangan (handrail) jembatan secara pararel agar tidak ada celah yang longgar,Standarisasi Keselamatan: Pemasangan pagar ini dirancang rapat dan kokoh dari ujung ke ujung bentangan sepanjang 96 meter, guna memberikan rasa aman mutlak bagi pejalan kaki maupun pengendara roda dua, terutama anak-anak sekolah yang nantinya akan melintas setiap hari.
Kelancaran pemasangan komponen pengaman ini tidak terlepas dari pasokan material semen dan gulungan wermesh yang sebelumnya telah berhasil dilangsir menggunakan sampan menyusuri jalur air selama satu jam perjalanan. Antusiasme tinggi dari warga lokal yang terus mendampingi personel TNI di lapangan menjadi energi tambahan dalam menuntaskan sisa pekerjaan.
Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan bahwa setiap jengkal pagar pengaman diperiksa kelayakannya secara saksama.
”Hari ini pengerjaan masih kita fokuskan pada pemasangan wermesh. Kita ingin memastikan seluruh bentangan jembatan sudah terpagari dengan kuat dan rapi sebelum nantinya jembatan ini resmi diserahterimakan kepada masyarakat. Ini adalah bagian dari komitmen kami untuk memberikan infrastruktur yang tidak hanya fungsional, tetapi juga aman 100 persen,” jelas perwakilan Satgas di lokasi.

















