Berita Jajaran

Update Jembatan Kota Lama: Logistik Vital Tiba dengan Aman, Siap Kebut Tahap Konstruksi

 

 

​KAMPAR KIRI HULU – Upaya keras personel Satgas Kodim 0313/KPR dalam menaklukkan tantangan geografis di pedalaman Kabupaten Kampar kembali membuahkan hasil. Logistik material penting berupa semen dan pagar pengaman wermesh untuk pembangunan Jembatan Gantung Desa Kota Lama dilaporkan telah tiba di lokasi sasaran dengan aman dan lengkap, Rabu (20/05/2026).

 

​Keberhasilan pendistribusian ini menjadi momentum krusial untuk melanjutkan tahapan konstruksi, khususnya pengecoran struktur bawah dan penyiapan komponen pengaman jembatan penghubung antara Desa Kota Lama dan Desa Sungai Santi.

 

​Seperti diketahui, lokasi pembangunan infrastruktur strategis ini sama sekali tidak memiliki akses jalur darat untuk kendaraan pengangkut material. Seluruh logistik harus melalui proses pelangsiran yang menguras tenaga:

​Distribusi Jalur Sungai: Material dimuat ke dalam sampan dengan kapasitas terbatas, maksimal 500 kg per keberangkatan.

 

Mengarungi arus sungai selama kurang lebih 1 jam perjalanan menuju titik bongkar terdekat,​Pelangsiran Manual: Setibanya di dermaga darurat, personel TNI bersama warga setempat bahu-membahu memanggul satu per satu semen dan gulungan besi wermesh menembus medan jalan setapak menuju lokasi proyek.

 

​Dandim 0313/KPR melalui tim pelaksana lapangan menyampaikan bahwa cuaca yang dinamis di wilayah hulu menuntut kewaspadaan tinggi selama proses pelangsiran, terutama untuk material sensitif seperti semen yang tidak boleh terkena air.

 

​”Alhamdulillah, hari ini pelangsiran semen dan besi wermesh berjalan lancar dan sudah tiba di lokasi dalam kondisi aman serta utuh. Dengan tibanya material ini, tim di lapangan bisa langsung bersiap melanjutkan tahapan teknis berikutnya tanpa ada penundaan,” ungkap perwakilan Satgas di lokasi.

 

​Jembatan gantung sepanjang 46 meter yang dirancang sebagai jawaban atas kesulitan mobilitas 845 jiwa (265 KK) di wilayah tersebut. Saat musim penghujan, luapan sungai yang bisa mencapai ketinggian 5 meter seringkali mengisolasi aktivitas harian warga, baik untuk sektor ekonomi maupun akses pendidikan.

You may also like