Berita UtamaFoto & VideoPengumuman

Cahaya di Tengah Kegelapan: Satgas Kodim 0313/KPR dan Warga Lembur Malam Kebut Rampungkan Jembatan Garuda

 

​BATU GAJAH, 25 Maret 2026 — Deru mesin generator dan pendaran lampu sorot membelah kesunyian malam di tepian Sungai Tapung, Desa Batu Gajah, Kabupaten Kampar. Di saat sebagian besar warga beristirahat usai ibadah tarawih, personel Satgas Kodim 0313/KPR bersama masyarakat setempat justru semakin intensif melakukan kerja lembur malam demi memacu progres pembangunan Jembatan Garuda, Rabu (25/3).

 

​Langkah “ekstra” ini diambil bukan tanpa alasan. Dengan sisa waktu yang semakin sempit  Satgas Kodim 0313/KPR berkomitmen memberikan kado infrastruktur terbaik bagi masyarakat. Kerja lembur hingga larut malam ini difokuskan pada tahap-tahap krusial yang memerlukan ketelitian tinggi, seperti pengelasan struktur baja dan pengaturan bentangan seling utama yang telah mencapai progres signifikan.

 

​Sinergi yang solid antara prajurit TNI dan warga Desa Batu Gajah menjadi mesin penggerak utama. Meski harus menahan lelah setelah seharian berpuasa dan bekerja di bawah terik matahari, semangat gotong royong di lokasi pembangunan tidak luntur. Kehadiran warga yang sukarela membantu distribusi material dan penyiapan teknis di malam hari membuktikan betapa besarnya harapan mereka terhadap jembatan penghubung ini.

 

​”Kami tidak ingin momentum lebaran tahun ini terhambat oleh akses transportasi yang jauh. Oleh karena itu, personel di lapangan sepakat untuk menambah jam kerja hingga malam hari. Suasana malam yang lebih sejuk justru kami manfaatkan untuk menyelesaikan bagian-bagian konstruksi yang berat, sehingga target fungsional sebelum hari raya dapat tercapai,” ujar perwakilan Satgas Kodim 0313/KPR di lokasi proyek.

 

​Jembatan Garuda ini diproyeksikan menjadi akses vital yang memangkas waktu tempuh antar wilayah di Kecamatan Tapung secara drastis. Bagi masyarakat Desa Batu Gajah, jembatan ini adalah simbol kemajuan ekonomi dan sosial yang telah lama dinantikan. Kelancaran distribusi hasil tani dan kemudahan silaturahmi saat Idulfitri nanti menjadi motivasi terkuat bagi setiap tetes keringat yang jatuh di lokasi pembangunan.

 

​Situasi di lokasi pembangunan terpantau aman dan terkendali dengan progres fisik yang terus meningkat tajam. Kemanunggalan TNI dan rakyat yang tercermin dalam “lembur semesta” ini menjadi bukti nyata bahwa dedikasi terhadap pembangunan daerah tidak mengenal batas waktu, demi kesejahteraan masyarakat yang lebih luas.

You may also like