Pelalawan – Upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Parit Koperasi, Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan masih terus dilakukan oleh tim gabungan. Hingga Sabtu (14/3/2026) penanganan karhutla tersebut telah memasuki hari keempat.
Personel gabungan dikerahkan dalam kegiatan penanggulangan karhutla tersebut terdiri dari TNI-Polri, BPBD, Manggala Agni, RPK PT Arara Abadi, RPK PT ADEI, karyawan Koperasi RTBS serta Masyarakat Peduli Api (MPA).
Tim gabungan juga didukung sejumlah peralatan pemadaman, di antaranya satu unit helikopter water bombing, tiga unit alat berat, empat unit mesin ministrek, tiga unit mesin VE20, dua unit sibahura, 10 buah slang isap, 90 gulung slang buang, serta 25 buah nozel.
Lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar ±40 hektare dengan titik koordinat 0°13’4″ N 102°16’7″ E. Hingga saat ini, penyebab kebakaran maupun kepemilikan lahan masih dalam proses penyelidikan oleh pihak terkait.
Danramil 03/Bunut mengatakan, tim gabungan terus berupaya maksimal melakukan pendinginan agar api tidak kembali meluas.
“Kegiatan ini sudah memasuki hari keempat. Saat ini titik api sudah berangsur padam, namun masih terdapat asap tebal di beberapa titik sehingga personel gabungan masih terus melakukan pendinginan di lokasi,” ujarnya.
Ia menambahkan, dalam proses pemadaman petugas di lapangan menghadapi sejumlah kendala, seperti kondisi lahan gambut yang kering dan tebal, keterbatasan sumber air, angin kencang, serta cuaca panas yang cukup menyulitkan proses pemadaman.
Meski demikian, “seluruh personel gabungan tetap berjibaku di lapangan untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali menyala,” tandasnya.

















